RESUME W3 MANAJEMEN PROYEK PEMBANGUNAN
Andika Dharma Hadikusuma (145120400111015)
Proyek
secara definisi merupakan sebuah rangkaian kegiatan yang dilaksanakan pada
jangka waktu dan menggunakan sumberdaya tertentu untuk mencapai sebuah tujuan. Dalam
melaksanakan suatu proyek, dibutuhkan manajemen yang tepat untuk mengarahkan
jalannya proyek agar tepat dengan tujuan yang ingin dicapai. Reza Primahendra
dalam bukunya menggambarkan manajemen proyek sebagai sebuah siklus kegiatan
yang harus dilakukan yang terdiri dari 5 bagian, bagian tersebut antara lain: penilaian
kelayakan proyek, desain proyek, rencana kerja, implementasi, dan monitoring.
Penilaian
kelayakan proyek adalah sebuah kegiatan dimana akan dirumuskannya kelayakan
proyek yang nantinya akan memberikan rekomendasi terkait proyek tersebut layak
untuk dilanjutkan atau tidak. Penilaian kelayakan proyek dilakukan dengan
banyak tahapan, antara lain: verifikasi lapangan, pengumpulan data, analisa
potensi lokal, analisa pemangku kepentingan. Dengan tahapan tersebut barulah
dirumuskan suatu rekomendasi. Setelah penilaian kelayakan proyek, tahapan
selanjutnya adalah melakukan desain proyek. Desain proyek berisi tentang
penetapan apa saja yang perlu dilakukan dalam pelaksanaan proyek tersebut yang
berisikan tujuan, goals, resiko, dll dengan menggunakan matriks pengelola
pembangunan. Lalu tahapan selanjutnya adalah rencana kerja yang berisi tentang
penjabaran daripada desain proyek. Rencana kerja antara lain berisi tentang
target kegiatan, kerangka waktu, penanggung jawab, sumber daya dan budgeting
menggunkan matriks rencana kerja.
Setelah
ketiga tahapan awal yang merupakan tahapan perencanaan, masuklah ke tahap
berikutnya yaitu tahap implementasi yang artinya segala kegiatan yg telah
dirumuskan akan dieksekusi pada tahap ini. Pada tahapan implementasi diperlukan
membentuk koordinasi yang kuat dan konsistensi terhadap rencana. Tahapan implementasi
memerlukan manajemen kualitas yang terdiri dari 4 hal, yaitu: plan (perencanaan
kegiatan harian yang sesuai dengan kerangka waktu), do (melaksanakan kegiatan
harian dengan optimal), check (memerikasa realisasi rencana dan penyimpangan),
dan act (melaksanakan tindakan perbaikan). Tahapan terakhir adalah monitoring.
Monitoring juga merupakan bagian yang penting bagi berjalannya sebuah proyek
karena akan mengevaluasi proyek secara keseluruhan meliputi: kegiatan,
indikator, temuan, dan analisa. Pada tahapan ini juga dirumuskan rekomendasi
terkait dengan hasil evaluasi.
Secara
keseluruhan manajemen proyek memang sangat diperlukan. Karena proyek tidak akan
berjalan lancar tanpa adanya perencanaan yang matang, implementasi yang
optimal, dan evaluasi yang menyeluruh. Dengan melakukan manajemen proyek,
diharapkan proyek yang dilakukan akan memberikan dampak sesuai dengan target
yang ingin dicapai dengan meminimalisasi kesalahan dan pengerjaan yang optimal.
SUMBER:
Farhad Noorbakhsh. “Project Cycle
Revisited”. Development Management Program Series No.2. & Riza
Primahendra. “Manajemen Proyek Bagi Organisasi Sosial.