Monday, April 10, 2017

REVIEW ISU ISU NEGARA BERKEMBANG W6
Isu lingkungan dalam pembangunan
oleh  : Andika Dharma Hadikusuma
NIM : 145120400111015


Tragedy of commons atau tragedi kepemilikan bersama merupakan suatu konsep yang

menggambarkan kondisi dimana sumberdaya dianggap menjadi milik bersama, karena hal

tersebut, maka pemanfaatan sumberdaya menmgalami dilemma karena masyarakat berusaha

untuk memanfaatkan secara maksimal sehingga terjadi eksploitasi alam yang berlebihan

untuk kepentingan dan keuntungan pribadi dengan asumsi bahwa sumberdaya milik bersama

akan dieksploitasi juga oleh orang lain suatu saat nanti, maka setiap ada kesempatan

masyarakat akan selalu mencoba untuk mengeksploitasi alam sebesar-besarnya. Hal ini

mungkin akan berdampak menguntungkan dalam jangka pendek bagi orang yang melakukan

eksploitasi, namun dampak jangka panjangnya ke alam akan menjadi masalah besar

ditanggung bukan hanya pelaku eksploitasi tapi seluruh masyarakat.

Konsep Tragedy of commons sendiri akan semakin berat masalah yang ditimbulkan

ketika populasi masyarakat yang terus bertambah. Keadaan overpopulation akan semakin

menimbulkan banyak permasalahan lain terutama pada pengeksploitasian sumberdaya alam

karena tingkat konsumsi manusia juga meningkat. Hal tersebut diperparah dengan kebebasan

yang dimiliki oleh manusia yang dipergunakan secara tidak bertanggung jawab. Kebebasan

tersebut seakan menjadi alat manusia dalam logika Hardin, untuk melakukan

pengeksploitasian terhadap alam.

Melihat keadaan yang terjadi, dimana populasi manusia tidak bisa dilakukan

pengontrolan, maka menurut Hardin diperlukan melakukan pembatasan kebebasan sehingga

kebebasan yang dimiliki tidak diperlakukan secara tidak bijaksana. Hal tersebut salah satunya

adalah dengan membentuk sebuah moralitas yang akan menjadi langkah preventif yang

efektif untuk mencegah pengeksploitasian alam secara besar-besaran. Hal lain yang dapat

dilakukan adalah dengan membentuk mekanisme aturan untuk mencegah secara aktif

eksploitasi yang sudah terjadi akan diulang kembali.

No comments:

Post a Comment